Uswatun Hasanah Fitria

Selasa, 30 April 2019

Dedikasi Bulan Maret

Masih menjalankan Misi pendidikan yaitu KKN.
Untuk bulan maret, kami hanya berkontribusi di masyarakat sampai tgl 14 saja. Selanjutnya kami kembali ke kos masing-masing.

Suka saja foto ini. 
Bagaimana semangatnya kalian 
Untuk Segra pulang. Haha apakah segitu sengsaranya hidup di tempat KKN.? 

Alhamdulillah saya selalu bisa ijin untuk belajar di  organisasi KAMMI selama KKN. Walaupun untuk minta ijin, saya harus menunggu selama 15 menit hanya untuk mendengar jawaban Ya boleh dr ketua Posko. Tapi trimakasih loh ya. Saya lolos dr denda apapun haha. Maafkan saya. Kalian terbaik. 




Dedikasi Bulan April

30 April 2019


Yang terucap akan hilang.
Yang tertulis akan abadi.

Beberapa agenda telah berjalan sesuai harapan.
Semua berjalan dengan baik. Saya sangat bersyukur akan kesehatan bulan april ini. Semangat berkontribusi masi ada. April mungkin waktu yang ditunggu-tunggu karena akan memilih pemimpin dalam negeri ini. Saya punya kesempatan bekerja dalam menyukseskan pemilihan presiden ini. Kerja yang harusnya selesai dalam sehari tapi nyatanya kami butuh waktu dua hari full.

Senang sekali liat si kecil yang 
Sangat antusias menyaksikan 
Jumlah suara presiden. 

Sampai jam 3 malem baru bisa istrahat pulang. 
Masih lanjut lagi keesokan hari. 

pada tanggal 22 april sempatin ikut sosialisasi BSMI Oleh dosen Kimia STKIP Bima.

Mengikuti sosialisasi KBMI oleh ketua prodi kimia. 
Senangnya bisa berkumpul lagi dengan Junior2 hehe. Ternyata semester 8 membuat kita semua susah ketemu. 


Selain kegiatan pemilu yang mau disukseskan, kewajiban utama adalah berkontribusi di KAMMI. 
Ini beberapa Foto ditiap kegiatan organisasi KAMMI.
Ka Rina, berhalangan sehingga gak ikut. Lemboade ka Rin. 

Menghadiri kegiatan RAPIMWIL selama 4 hari di Mataram. Ketemu peserta TPN NTB tapi mereka berdua seblah kanan dan kiri orang bima. 

Menemani Bapa operasi.
ditengah sibuk dengan pemilu saya lupa ternyata ada janji sama bapa untuk datang operasi mata, saya terakhir kali komunikasi kemarin malam dan sekarang di tengah kesibukan saya dikagetkan sms bapa untuk suru jemput kaka. sehat terus bapa, bersabar dengan segalanya. 


Berbagi bersama peserta baru
 yang mau ikut DM 1
Talkshow 1



Bidang KP alhamdulillah telah berhasil mengadakan diskusi. 
Hasil diskusi ada pada tulisan lain di Blog saya. 

Menjadi MCR selama 3 hari di acara DM 1. 
Wali kelas yang gak bisa marah karena pesertanya super lucu. 

Ok kegiatan DM 1 selesai πŸ”¨ 

Momen kebersamaan setelah DM. 







Bagaimana kelanjutan cerita bulan mei.? 
Kerja apa yg bisa aku lakukan.? 
Aslakan di jalan dakwah maka saya siap bergerak. 



Semoga kita semua bisa menjalankan puasa full Aamiin Aamiin πŸ™.

Jumat, 12 April 2019

Diskusi Bersama Pak ALAN




[12/4 19.49]



Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh

Apakabar Semuanya?
Semoga Sehat dalam lindunganNya

Sebelumnya saya ucapkan terima kasih kepada teman2  yang telah menyempatkan waktunya untuk mengikuti diskusi online dengan tema _"Menengok Masa Lalu Titipan Peradaban untuk Generasi Milenial Dana Mbojo"_ pada malam hari ini πŸ™πŸ»

Berikut saya beritahukan aturan dalam Diskusi Online yang akan dilaksanakan pada malam hari ini:

1. Diskusi dimulai pukul 20.00 - 22.00 WITA .
2. Diawali dengan pengantar dari narasumber +/- 20 menit.
3. Narasumber memberi tanda πŸ‘ŒπŸ» sebagai penanda pengantar materi dan penyampaian materi telah berakhir,
4. Pada sesi pertanyaan akan dibuka 2 sesi dengan jumlah pertanyaan sebanyak 3 pertanyaan, bagi yang ingin bertanya dipersilahkan menyampaikan pertanyaan secara *personal chat* kepada moderator dengan format ;

Nama :
Asal Kampus/Instansi :
Pertanyaan :

5. Bagi yang ingin menanggapi, silakan berikan tanda πŸ™πŸ»dan silakan menyampaikan setelah moderator mempersilakan.
6. Semua peserta memiliki hak untuk bertanya dan berpendapat.
7. Ketika narasumber memberikan pengantar dan Materi , dilarang menyela atau bertanya, dan/atau mengirim tanda apapun.
8. Bagi yg 'nyelonong' tanpa izin Moderator, akan diberi peringatan.
9. Dilarang posting apapun yang tidak ada kaitannya dengan tema diskusi pada saat diskusi sedang berlangsung.
10. Kalau masih 'ngeyel', akan ada hadiah dari Moderator atau admin yaπŸ˜‰☺

Terima kasih, semoga dapat dipahami dan ditaati πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»


[12/4 20.06]

Tentang Pemateri.
Nama Bliau adalah:
*RUSLAN MUHAMMAD* Atau ALAN MALINGI dilahirkan di Bima, 20 April 1973.

 Karya- karya fiksinya antara lain:
#Novel Sejarah Nika Baronta yang meraih penghargaan pada Festival Internasional Ubud Writters And Readers Festival tahun 2011,

#Temba Kolo, Bunga Rampai Legenda Dana Mbojo, Novel Wadu Ntanda Rahi.

#Cerita Rakyat Bima Jati Kasipahu, dan Roman Sejarah Kembalinya Sang Putera Mahkota.
 Disamping itu,
Alan Malingi juga *menulis  9 buku* Cergam( Cerita Bergambar) yaitu  Cergam Legenda Tanah Bima, Cergam Petualangan Darere, Cergam Parise Buncu, Cergam Murka Sang Kiyai, Cergam Kidung Terakhir Seorang Ibu, Cergam La Leme Loki Dan La Kabe Tuta,Cergam Kisah Sepotong Bambu, Oi Wobo dan Cergam Oi Mbora.

Karya-karya Non Fiksinya antara lain Biografi Sultan Muhammad Tadjul Arifin Sirajuddin yang ditulis bersama M. Hilir Ismail dan Jejak Para Sultan Bima,  Sejarah Perjuangan Sultan Muhammad Salahuddin,   Kota Bima Dalam Gambar, Mendayung Di Antara Karang (Refleksi Setahun Kepemimpinan Ferry-Usman),Dua Tahun Kita Bersama (Refleksi Tahun Kedua Kepemimpinan Ferry-Usman), Bersama Membangun Negeri (Refleksi Tahun Ketiga Kepemimpinan Ferry-Usman), Buletin Wisata Akbar Pemkab. Bima,

Dan....

Museum Asi Mbojo Penghubung Masa Lalu dan Masa Kini,  Rangkaian Upacara Adat Kelahiran Masyarakat Bima-Dompu, Upacara Adat Pernikahan Masyarakat Bima- Dompu, Galery Patu Mbojo- Dompu Mengenal Alat Musik Tradisional Bima-Dompu, Mengenal Tarian Tradisional Bima, Upacara Adat Hanta UA PUA, Aneka Kuliner Khas Bima, Pakaian Adat Bima.

Alan Malingi juga meraih penghargaan sebagai penulis inspiratif bidang Budaya pada kampung media NTB sejak tahun 2011 hingga 2017, mendapat anugerah sebagai Tokoh Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat pada tahun 2015 oleh Kantor Bahasa NTB, meraih pengahrgaan sebagai Seniman Penggerak Pariwisata NTB tahun 2017 oleh Gubernur NTB. Alan Malingi juga pernah menjadi konseptor naskah pidato Bupati Bima selama bertugas di Bagian Humas dan Protokol Pemkab. Bima.


Pengantar Pemateri


Assalamu alaikum war. wab. 
Salam budaya untuk adik adik mahasiswa Kammi Bima dan para peserta yang bergabung di diskusi online ini. Pertana mari kita berdoa untuk saudara kita di sulawesi tenggara yang telah diguncang gempa 6.9 Skala richter dan berpotensu tsunami.


Masa lalu dana mbojo begitu panjang dan penuh liku. tetapi salah satu warisan tak ternilai yang telah diwariskan adalah Peradaban Islam yang rahmatan lil alamin. Islam yang toleran,damai tak terusik dalam bingkai kebhinekaan meskipun kita mayoritas muslim. Ada satu titipan peradaban masa silam yang kini telah sirna dari Bumi Mbojo yaitu tradisi Ngge e Nuru atau berguru ke rumah guru untuk belajar agama dan alquran. 

Nuru adalah pesantren tradisional Bima yang cukup massif dilaksanakan di tiap tiap rumah guru. Para murid tidak hanya diajarkan membaca dan belajar Alquran, tetapi juga ilmu agama dan tatakrama. Sehingga lahirlah ungkapan " Ka ulu Nemba Guru, Ampo Nemba Ruma" . begitu tingginya penghargaan dan penghormatan terhadap guru.Guru adalah pelita penerang dalam kehidupan manusia Mbojo. Sehingga tidaklah mengherankan jika Hamka mengatakan jika ingjn belajar islam maka datanglah ke Bima. itu diungkapkan hamka ketika berkunjung ke Bima pada Tahun 1950.

hanya ada dua spirit hidup orang Bima yaitu menyekolahkan anak dan  naik haji. Tak peduli rumah reok, jual sawah ladang dan ternak yang penting menyekolahkan anak. setelah anak sukses maka anak membantu biaya naik haji orang tuanya.

Salah satu faktor kuatnya semangat pendidikan agama di Bima adalah political will dan political power dari kesultanan  Bima dgn strategi pembumian alquran. memberikan beas siswa untuk pelajar bahkan sampai ke mekkah. mendirikan sekolah agama. menggani para imam. marbot. guru ngaji dan para da i dengan sawah jaminan dan gaji dari kesultanan Bima yang bersumber dari Tanah Maulud atau Dana Molu.

Nah... dalam konteks hari ini tentunya tradisi ngge e nuru perlu direvitalisasi sebagai titipan peradaban masa silam untuk generasi milenial Dana Mbojo.

Kaulu nemba guru artinya dahulukan menyembah guru baru menyembah tuhan


Sesi 1 Pertanyaan

Assalmu'alaikum wr wb...
Nama : Muhammad Ali
Asal : Nitu
Kampus: STIQ BIMA
Mohon ma'af sebelumnya. Mohon di dijelaskan lebih spesifik apa itu yg dimaksud dgn Nemba, dan kenapa harus dahulukan nemba guru baru nemba ruma, serta mohon dalil yg menguatkan itu?
Terimakasih.
jawaban: 
Nemba dalam konteks ungkapan itu adalah menghormati. Itulah ungkapan para leluhur kita yang menunjukkan tingginya pernghormatan kepada Guru, karena dari guru lah kita mengenal agama dan tuhan. Memang ungkapan ini sempat menimbulkan polemik. Tetapi setelah di dalami bukan berarti mengesampingkan tuhan yang serba MAHA. tetapi begitu besarnya penghornatan kepads guru sehingga lahirlah ungkapan  itu
.
sanggahan.
 Lalu bagaimana ada org yg mengatakan " koneq da sambea wa'ur sambeaq ade loko inaq"
Apakah itu kategori sambea apa nemba?

jawaban
ini adalah ungkapan dari aliran aliran seperti ngaji tua. yang kadang kita juga bingung. karena sudah shalat sejak dalam rahim maka tidak perlu kita shalat. padahal perintah shalat itu wajib.
 ini sambea Konteksnya bukan nemba dalam konteks ungkapan yang saya katakan tadi

pertanyaan kedua

Nama fadli
Kampus STIT Sunan Giri Bima
Pertanyaannya
1. Bagaimana upaya pemerintah mewarisi budaya *Budaya mpa'a ntumbu di kec. Wawodi* era modern ini di tengah tantangan jaman dengan mempertahankan media sosial sebagai langkah untuk mrmpertahankan dan mewarisinya?
.
ntumbu adalah bagian dari atraksi budaya yang melambangkan ketangkasan dan semangat patriotisme di masa lalu. 99 porsen tarian laki laki Bim adalah adu ketangkasan. dalam konteks hari ini sebenarnya ntumbu tetap lestari. dan sering ditampilkan. regenerasinya juga berjalan.

Sanggahan

Regenerasi emang masih ada tapi dengan perkembangan jaman yang luar biasa mpa'a ntumbu mulai menghilang dan juga sangat sedikit mpa'a ntumbu tetkenal di media sosial, bagaimana hal itu bang??

jawaban

kalo saya seh melihat ntumbu sudah banyak dikenal dan diposting di medsos. search google..ntumbu langsung keluar foto dan video nya. ngge e nuru mana ada. kecuali tulisan saya
.

pertanyaan ketiga

[12/4 21.08]

Nama : Ade fitri fauziah
Kampus : STKIP Bima
Pertanyaan : Bima dikenal memiliki tradisi yang lekat dengan keadaan agama yang sangat akrab dengan masyarakatnya , lantas bagaimana latar belakang nggee nuru yang pengertian nya sendiri menyembah guru baru menyembah tuhan , apakah itu tidak menyimpang ?

jawabannya :

ungkapan di atas bukan latar belakang dari ngge e nuru. tp lahir dari penghormatan masyarakat terhadap guru.Ngge nuru adalah berguru dan mengabdi di rumah guru. itu ungkapan untuk memberikan motivasi dan semangat belajar yang tentunya lewat guru. karena guru saat itu menjadi figur sentral sebelum ada mbah Google.
 dulu buku buku juga jarang

[12/4 21.16] πŸ‡²πŸ‡¨πŸ‡΅πŸ‡Έ:

 Penanya pertama sesi kedua kita

Assalamualaikum... wr.. wbr...
Nama: Muhammad Fajar Meisutomo
Itansi: -
Pertanyaan:
seperti yang dikatakan bapak Alan Malingi Salah satu faktor kuatnya semangat pendidikan agama di Bima adalah political will dan political power dari kesultanan Bima, adakah bukti dari peninggalan seperti bangunan madrasah, perpus, atau tempat majelis ilmu yang dibangun oleh kesultanan untuk memfasilitasi pendidikan Agama di Bima?

[12/4 21.19] jawab :

byk. tk perwanida di suntu dulu adalah sekolah darul ulum. sma yasim bima dulu adalah darut tarbiyah. madrasah madrasah yang di bawah yayasan islam Bima sekarang adalah dulu Sakola Kita atau sekolah kitab. Kitab Nurul Mubin.Alquran nontogama dan la lino. masjid masjid.langgar kuno melayu.kitab jahharat Al Ma rif dan byk lagi.

https://alanmalingi.wordpress.com/2019/03/04/memori-sakola-kita/

tuk referensi bisa buka blog saya www.alanmalingi.wordpress.com
dan website saya www.bimasumbawa.com
saya akan jawab singkat dan jawaban selengkapnya ada di link itu.

[12/4 21.24] πŸ‡²πŸ‡¨πŸ‡΅πŸ‡Έ: sanggahan

SMA Yasim yang ada di Rabangodu dekat SMAN 01 Kota Bima? tapi sekarang citra pendidikan di SMA Yasim sangat buruk, apa penyebabnya?

[12/4 21.25] jawab :
iya. tp soal citra sekolaah itu saya gak tahu. tp itu dulu sekolah darul tarbiyah.

MasyaAllah trnyata bnyak ya, tpi tidak ada palang yang menginfokan bahwa itu semua adalah situs peninggalan sejarah ya pak.

✍Lanjutttt ke penanya 2
✍S. Irawan, UM Malang..
1. Bagaimana Islam menyebar k Dana Mbojo..??
2. Bagaimana nasrani masuk dn hanya diterima minoritas d dataran tinggi Donggo..?? Mana yg lebih duluan dari kedua agama tersebut..??
3. Apakah Bima adalah salah satu daerah jajahan Majapahit..??
Jika iya, sejauh mana pengaruh Hindu & Budha masuk dlam budaya Bima..??
Jika tidak, bagaimana mungkin Mpu Prapanca dlam sastra klasik Kakawin Desa Warnana Uthawi Nagara Kartagama menguraikan keluasan wilayah Majapahit hingga dana Mbojo..??
😊

Jawaban πŸ‘©πŸΌ‍πŸ’»πŸ‘©πŸΌ‍πŸ’»
ada tiga tahap masuk islam di Bima yaitu Demak. Ternate dan tidore.dan Gowa. hasil seminar sejarah bahwa islam masuk ke Bima pada abad Ke 16. itu sesuai catatan. tp dalam tutur masyarakat islam sudah masuk di Bima sebelum abad 16.

Kerajaan Bima memeluk islam pada abad ke 17. jadi islam lebih dulu dianut oleh masyarakat terutama di wilayah pesisir. jalur laut dan perdagangan menjadi domain penyebaran islam saat itu. nasrani di donggo ada dua fersi yaitu mereka mendapat pebgaruh portugis pada abad 16 hingga 17 dan orang orang dari Manggarai yang ditempatkan di Donggo sebelum mereka dibawa ke Batavia.

kalo bima tidak diseranng majapahit. tetapi dompu yang diserang. jejak majapahit di Bima disamping situs juga sastra seperti yang dimuat dalam Syair kerajaan Bima dan Buku kerajaan Bima dalam sastra dan sejarah. namun belum ada statistik bahwa masyarakat Bima menganut hindu. mereka tetap menganut ajaran Makamba Makimbi.

✍✍Sanggahan ✍✍

Saya pernah dngar bahwa Islam masuk lewat kerajaan Gowa, kala itu ada pemberontakan dlm tbuh krajaan Bima, shingga meminta bantuan kpada Raja Gowa, kala itu persyaratannya adalah Raja Bima harus memeluk Islam..
Ini sya dpat dri diskusi dng tman dri Makassar..
Jika ini benar, apa ini menunjukkan kalau kaptuhan terhadap raja berarti menganut sebagaimana apa yg raja anut..??Lalu bagaimana tentang Nasrani yg dianut sebagian masyarakat donggo, apa sebagai bentuk ketidakpatuhan terhada raja..??

Jawaban πŸ‘©πŸΌ‍πŸ’»πŸ‘©πŸΌ‍πŸ’»πŸ‘©πŸΌ‍πŸ’»

benar. waktu itu terjadi perebutan kekuasaan. putera mahkota abdul kahir digulingkan pamannya Salisi. abdul kahir mendapatkan bantuan dari gowa untuk merebut tahtanya. dan dgn syarat memeluk Islam. tidak.... mereka tetap dibiarkan dgn keyakinan mereka. meskipun ada upaya islamisiasi dan dakwah. org donggo kala itu menolak secara halus dgn syair

Nahu wati piliku di tembe kala
nahu ku pili di tembe sangge
ba loamu coma di ma cili lolu

aku tidak nemilih sarung merah(tembe nggoli kala) lambang ajaran islam
aku pilih sarung sangge( sarung hitam donggo yang kebiru biruan lambang ajaran marafu dan ajaran yang dianut saat itu

kenapa engkau menyelipkan benang? artinya kenapa membujuk kami. Lalu dibiarkan dgn tetap melancarkan dakwah hingga mereka nendapat hidayah dan memeluk islam dan kini hanya sedikit yang masih memeluk nasrani. mereka hidup berdampingan secara damai.

Sanggahan kedua πŸ‡²πŸ‡¨
Masi lanjut dgn penanya yg sama.

 ✍✍✍Jika tidak dijajah Majapahit, berarti Bima takluk tanpa jajahan..??Soalnya mbojo disebut secara terang dlam sastra klasik Mpu Prapanca..
Atau penyebutan itu hanya sebagai kiasan akan keluasan wilayah Majapahit..??

Jawaban πŸ‘©πŸΌ‍πŸ’»πŸ‘©πŸΌ‍πŸ’»πŸ‘©πŸΌ‍πŸ’»

mana isi syairnya yang menyatakan demikian? saya sudah baca mpu prapanca pada puguh ke 13 gak ditemukan kata mbojo.

https://alanmalingi.wordpress.com/2011/02/20/sejarah-masuknya-islam-di-dana-mbojo/.

 link tentang sejarah islam di Bima.

 pada puguh ke 13 itu hanya disebut sangyang api bima dst. itu adalah upaya majapahit untuk mempersatukan nusantara lewat apa yang disebut tumpah darah yang delapan.

Sekarang penanya ke 3
✍✍✍✍
Nama:Nur Hikmah
Asal: Lambu
Kampus: Uin Walisongo Semarang

Sebelumnya saya ingin sampaikan trimakasih kepada pemateri. Saya ingin bertanya apakah orang bima hanya mempunyai dua spirit hidup yaitu menyekolahkan anaknya dan memberangkatkan haji kedua orangtuanya. Terus bagaimana jika ada spirit yg lain seprti ingin menjadi business man, misalnya.
Apakah tidak ada yg lain lagi?.

Jawaban πŸ‘©πŸΌ‍πŸ’»πŸ‘©πŸΌ‍πŸ’»πŸ‘©πŸΌ‍πŸ’»πŸ‘©πŸΌ‍πŸ’»

trims. menyekolahkan anak adalah spirit untuk mendidik kemandirian dan keuletan. profesi org Bima disamping guru.tentara dan polisi adalah pe bisnis.

Trimakasih banyak kepada semua yg telah bertanya pada sesi satu dan kedua. Wah para peserta pada antusias πŸ‘πŸ‘πŸ‘ nah karena pemateri sangat ingin menjawab pertanyaan teman-teman sehingga saya tdk ada hak membatasi tapi waktu kita hanya sampai pukul 23:00 ya πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»

Penanya lainnya selain 2 sesi

✍✍✍Assalamualaikum..
Nama: Nur Inayah
Asal: Lambu
Kampus: Uin sunan Kalijaga Yogyakarta..
Kebetulan sekarang saya sedang melakukan penelitian berkaitan dengan tradisi Rimpu...
Mau tanya..
1.Konteks sosiologis historis seperti apakah yang melatar belakangi lahirnya Rimpu tradisi berbusana dikalangan perempuan Bima?
2.Bagaimana dinamika penggunaan rimpu ditengah globalisasi busana?
Maafta pertanyaan diluar dari konteks yg dibahas dalm diskusi

✍✍Nama: Nurwahidah
UIN Semarang.Apa hal spesial yg membedakan budaya ngge'e nuru di Bima dgn daerah lain. Jawa misalnya. Jawa terkenal sekali dgn banyak pesantren.  Sikap ta'dhim dan adab kepada kyai/guru udah mendarah daging bagi para santri. Jadi hal yg lumrah. Sepenangkapan saya, Konteksnya sama dgn ngge'e nuru. Apakah sama aja, hanya beda istilah atau ada perbedaan budaya yg mendasar ya?

✍✍Assalmu'alaikum wr wb...
Nama : Muhammad Izzul islam
Asal : punti kec. Soromandi
Kampus: STKIP BIMA

Saya ingin bertanya.
Dulu kan di bima sangat banyak sekali masyarakat yg mewarisi adat dan istiadat di bima. Seiring majunya zaman di era sekarang sangat banyak sekali generasi2 milenial yg luarbisa, tetapi masih sangat kurang pemahaman tentang adat dan istiadat bima, dan bahkan kebiasaan2 dibima hampir punah. Misalnya di tingkat tarian, hanya sebagian orang saja yang sadar dan mau melestarikan tarian2 di bima. Nah langkah pemerintah di kota bima melihat kondisi seperti itu apa? Lalu bagaimana langkah budayawan di bima dengan kondisi sekarang, dan sekarang kita akan menghadapi program 4.0. bisa saja adat2 di bima akan tinggal sejarah dan menjadi bahan ingatan untuk menolak lupa  secara bersama!

Mohon tanggapannyaπŸ™


πŸ‘©πŸΌ‍πŸ’»πŸ‘©πŸΌ‍πŸ’»πŸ‘©πŸΌ‍πŸ’» Jawaban 1.
langsung aja ke wa  saya ya.supaya saya langsung dibagikan link panjang jawabannya. 

 πŸ‘©πŸΌ‍πŸ’»πŸ‘©πŸΌ‍πŸ’»πŸ‘©πŸΌ‍πŸ’» Jawaban 2.
bedanya ngge e nuru itu di rumah guru.dan tidak ada kelas kelas seperti di pesantren. ta"dim terhadap guru sama.

Jawaban 3πŸ‘©πŸΌ‍πŸ’»πŸ‘©πŸΌ‍πŸ’»πŸ‘©πŸΌ‍πŸ’»
saya hanya menulis dan memberi saran dan masukan ke pemerintah.maka adalah tugas bersama kita untuk mengupayakan hal itu.





Selasa, 02 April 2019

april

ini refleksi yang harus saya tulis diawal bulan ini.

hal-hal yang dilewati bulan maret catatan KP
1. Aksi Kemanusian bareng ACT
2. Silaturahmi KOPRI PC PMII Bima
3. Isu Kapolres kota  yang terduga memenangkan Paslon 01
4. MILAD KAMMI Bersih pantai Klaki

catatan tokoh perempuan
1. wanita yang ditampar suami hanya emosi sesaat
2. wanita stres karena ibu, bapa yang sakit

Sabtu, 30 Maret 2019

Diskusi PS (Peran Online dalam penyebaran ideologi gerakkan)


[25/3 21.22]


 *Peran online bookstore dalam penyebaran ideologi gerakan*
bersama mas  @⁨hani wahyu nugroho⁩  
Dalam rangka 4 tahun pustaka saga

Bismillahirrahmanirrahim. Baik tema yang diberikan kepada saya untuk diskusi pada malam hari ini adalah *Peran online book store dalam penyebaran ideologi gerakan* 

Pembahasan pertama akan saya mulai dari bisnis online terlebih dahulu.
Mengapa kami memilih online, toko buku online tepatnya. Saya adalah mahasiswa dengan background ekonomi islam dan sedang belajar jadi aktivis,Jadi kita memilih online book karena saat ini sudah bukan rahasia lagi kalau bisnis online adalah bisnis yang menjanjikan banget. Bayangkan lebih dari 170 juta warga negara indonesia adalah pengguna internet  🀀 .Besar banget kan..Tapi mencari informasi siapa capres yang bener atau ngaco kadang ngak ketemu.

Data dari Social Research & Monitoring tahun lalu menunjukkan transaksi online mencapai US$ 4,89 miliar dari 8,7 juta online shopper," ngak bisa bayangin kan butuh karung berapa buat kandangin itu duit.Jadi kesimpulan pertama dari segi bisnis tanpa saya kasih data statistik pun kita harus satu kesimpulan. Bisnis online adalah bisnis masa depan. Sangat mengoda dan terbuka untuk siapa saja yang mau bergerak. Terutama kita kita kaum millenial yang masuk barisan kaum yang melek teknologi harus mengambil kesempatan ini. πŸ˜„

Pernah lihat toko *berdikari book* jogja.?
Toko buku kiri yang digawangi aktivis lmnd.?
Pernah dalam satu bulan omsetnya 200 juta lebih.

 Dan Syeck hasan al banna juga pernah berwasiat untuk para aktivis
*Hendaklah engkau memiliki usaha ekonomi yang mandiri, betapapun kecil, dan cukupkanlah dengan apa yang ada pada dirimu betapapun tingginya kapasitas keilmuan.*
Sooo... Berwirausaha itu memberi efek samping kemerdekaan dan ketergantungan.
 Dari ustadz sampai proyek. πŸ˜‚Itu pengantar dikit.. Bentar lagi masuk ke intinya..

Sekarang kita masuk yang kedua ya..
Tentang penyebaran ideologi gerakan.
Kalau sudah masuk ranah ideologi harus rada serius. Oke. Sudah siap.?Baik.

Ranah ideologis juga menjadi salah satu alasan berdirinya flava. Sebagai toko bukunya para aktivis tentu kita juga punya misi dalam hal ini. Sebuah ideologi akan kokoh ketika tiang tiang yang menyangganya juga kokoh. Dalam hal ini saya bicara buku. Bermula dari keprihatinan kita tentang makin sedikitnya literasi kader yang cuma mau baca saat mau naik marhalah, harga buku mahal belum lagi carinya juga susah. Dan Serta makin berkurangnya para ideolog dari kampus ane membuat ane dkk semakin bersemangat untuk masalah menyelesaikan masalah ini. Kalau ada yg dari PTAIN nanti angkat tangan dong πŸ˜„ πŸ™Œ. Tau dong bagaimana hidup di zona hijau kemerah merahan?


Yang acapkali sebutan radikal bahkan teroris menjadi makanan keseharian.
Makanya ideologis nya harus mengakar benar supaya tak goyah dengan ciutan nyinyir kader pergerakan yang selalu berotot tegang dengan mata melotot saat debat. Oke kembali ke pembahasan awal ya. Jadi Ane sepakat bahwa islam itu bukan hanya sebuah agama atau identitas semata, melainkan juga sebagai sebuah ideologi yang dapat dan harus memberikan kontribusi kepada konteks sosial, ekonomi bahkan politik. Jadi titik point nya itu disini. Islam sebagai sebuah ideologi itu harus mampu memberi jawaban dari ini semua. Sebagai sebuah ideologi dan ajaran islam harus terus diformulasikan di kalangan muslim dan secara dinamis di intelektualisasikan dalam berbagai bidang kehidupan. Ane banyak belajar dari buku nalar kritisnya bang Umar.

Diskusi PS (Mewariskan narasi dan ideologi)


[30/3 20.47]

Assalamu'alaikum, teman2 apa kabar? Semoga selalu sehat Saya diminta memantik diskusi dengan tema "Mewariskan Narasi dan Ideologi Melalui Tulisan."Hampir tak ada di muka bumi ini, sebuah entitas menjelma menjadi peradaban tanpa meninggalkan pahatan tulisan. Baik di dinding candi, batu-batuan tebing, di tulang-belulang gajanh, papirus kering terawetkan, atau di pelepah kurma dan tekonologi kertas masa lampau. Tercatat dalam sejarah, peradaban Cina yang menyumbangkan kertas bagi dunia. Adalah Tsai Lun yang menemukan kertas dari bahan bambu yang mudah didapat di seantero China pada tahun
101 Masehi.

Disebut sejarah, karena ada tulisan. Itulah sebabnya, zaman sebelum ada aksara disebut sebagai zaman prasejarah. Tulisan atau semacam penanda aksara, adalah bukti dari sejarah yang diwariskan, diturunkan ke anak cucu, dipelajari dan terekam dalam jejak kehidupan di muka bumi.
 Sebelum era tulisan, pengalihan tradisi dari generasi ke generasi dilakukan secara lisan. Para leluhur akan bertutur kepada anak-cucunya, menyampaikan kisah-kisah moral, termasuk berbagai pengajaran. Metode ini masih bisa ditemukan pada sejumlah suku bangsa.

Manusia diperkirakan mulai memasuki masa aksara sekitar 3000 SM. Aksara pertama disebut-sebut pertama kali melalui tiga kebudayaan besar: bangsa Sumeria di Mesopotamia dengan huruf pakunya, masyarakat lembah Sungai Nil di Mesir dengan hieroglifnya, dan masyarakat Han di Lembah Sungai Kuning dengan aksara Han (Kridalaksana dan Sutami 2005).

Revolusi tulisan baru terjadi ketika Gutenberg menemukan mesin cetak di Eropa. Buku-buku yang dulunya memerlukan waktu bertahun-tahun untuk menyalinnya, kini dapat dihadirkan dengan lebih cepat. Sampai Martin Luther pun menyebutkan bahwa mesin cetak merupakan salah satu anugerah terbesar Tuhan selain keselamatan. Hal ini tentu memungkinkan penyebaran literatur dengan lebih cepat. Teknologi saat ini malah telah memungkinkan dihasilkannya ribuan eksemplar dalam waktu yang lebih singkat.

 Kegiatan menulis buku sebenarnya bisa dianggap sebagai kegiatan membekukan waktu. Konteks yang ada di sekitarnya pun turut terekam di dalamnya. Hal ini jelas terasa, misalnya dalam buku-buku biografi, sejauh buku tersebut dituliskan secara jujur. Sebab informasi yang dituangkan dalam tulisan tersebut menjadi rekaman sepanjang masa. Rekaman itu malah relatif lebih awet mengingat revolusi digital yang terjadi.

Pada dasarnya, sejumlah konteks dapat terekam bersama dengan tulisan, sejauh konteks-konteks tersebut (waktu, tempat, budaya) disertakan; eksplisit maupun implisit. Ketika tulisan itu dibaca kembali, nuansa yang tercakup di dalamnya sedikit banyak akan dapat ditangkap. Dengan demikian, gambaran keadaan (dan dengan demikian budaya) di sekitar penulisan bisa dirasakan pula.

Ketika menulis buku lebih difokuskan pada aspek budaya, aspek-aspek yang diangkat (bila diungkapkan dengan cara yang baik) dapat dinikmati, seakan-akan langsung hadir di hadapan pembacanya. Dengan demikian, budaya yang diwariskan pun akan lebih hidup. Apalagi bila dilengkapi dengan ilustrasi-ilustrasi, gambar-gambar, atau foto-foto. Media massa tercetak dan situs web memungkinkan hal ini.

Ada beberapa jenis tulisan yang berpotensi besar untuk meneruskan kebudayaan. Pada saat ini, bentuknya bermacam-macam. Bisa berupa makalah, skripsi, tesis, disertasi, jurnal ilmiah, buku, majalah, dan sebagainya.

*Tulisan sejarah*. Kalau mencermati buku-buku sejarah, kita bisa melihat situasi ekonomi, sosial, politik, termasuk kebudayaan yang berlaku pada suatu periode di tengah suku bangsa tertentu. Tidak sekadar menggambarkan, tulisan sejarah bisa dianggap melengkapi benda-benda historis lainnya.

*Tulisan budaya* Berbeda dengan tulisan-tulisan sejarah, tulisan-tulisan budaya secara khusus menjelaskan kebudayaan komunitas tertentu. Jadi, tulisan-tulisan ini tidak difokuskan pada penjelasan latar sosial-politik lingkungan masyarakat tertentu. Namun, bukan berarti tidak menyinggung aspek tersebut sama sekali. Tulisan seperti ini, misalnya, tulisan-tulisan yang mengungkapkan tata pernikahan, penjelasan simbol-simbol adat, akan mewariskan hal-hal tersebut kepada generasi berikutnya.

 *Mewariskan Ideologi* Manusia yang memiliki pikiran, jalan hidupnya ingin mewariskan yang difikirkan. Ideologi yang diyakini. Atau kepercayaan dan iman yang ingin diturunkan ke generasi berikutnya. Mari kita lihat sejarah. Semua ulama besar pembawa pesan kenabian, menulis buku, kitab dan menurunkan kepada murid-muridnya. Itulah sebabnya, Islam bisa berkembang di muka bumi. Karena dibawa oleh tulisan dan narasi yang dituliskan.

Imam-imam Empat Madzhab Ahlussunah Waljamaah, seperti Imam Syafi'i dan Imam Hanafi telah berabad-abad meninggal dunia, tetapi ajarannya masih dipakai karena tulisan yang mereka buat. Ibnul Qoyyim al-Jauzi, Ibnu Rusyd, Ibnu Khaldun, Muhammad Natsir, dan Buya Hamka adalah ulama-ulama yang mewariskan ilmu dan pengalamannya kepada umat melalui tulisan.
Saya pikir cukup. Silakan dipancing dengan pertanyaan biar otak saya juga mengalir. Hehe

[30/3 21.31]
Darudi

Mas kan penulis, dan saya tau kalau tulisan mas amin yang berjudul ijtihad membangun basis gerakan sudah ada sejak lama.. bagaimana mas amin bisa menuangkan pemikiran nya itu di kala mas amin waktu itu masih tergolong sangat muda, dan bisa dibilang sekarang buku itu jadi buku ideologis anak2 gerakan.. gak lengkap seorang aktivis jika tidak membaca buku itu
JAWAB
 Siap. maaf ini saya sambil tengok2 debat Pilpres. hehehe.
 Kuntowijoyo. Nama itu sangat penting dan berkesan bagi saya. Beliau adalah guru besar sejarah dari UGM. Kala itu, zaman masih zaman kertas dan pulpen. Bukan zaman smartphone, android, Iphone. Zaman orang yang ingin menulis harus mencari kertas dan pulpen, bukan membuka kotak kecil ajaib bernama henpon, dan tinggal mengetuk lalu muncul sederet huruf. Paling banter dulu adalah mesin ketik tradisional yang bunyinya ritmik. Macam ritual pencipta peradaban.
..
 Nah, Pak Kunto ini punya prinsip, pertemuan sekecil apapun akan membuat tulisan. Baik mengusulkan, menanggapi, menguraikan, atau menyanggah pendapat. Di akhir tulisan adalah kesimpulan-kesimpulan. Jadi saya sangat terinspirasi. Tiap pelatihan, daurah marhalah, daurah tematik atau kajian dan diskusi pekanan, saya coba buat tu;isan pendek. Di sebuah forum kemudian tulisan itu dibedah, disanggah, didebat. Lalu saya sempurnakan lagi, saya edit bagian yang saya anggap salah, atau saya perpanjang bab yang terlalu ringkas. Bahkan beberapa bab harus didelete karena tidak relevan. Begitu caranya menulis.
 :
Karena itu kontekstual, sesuai dengan kepentingan, maka ibarat asbabunnuzul, tiap bab di buku Ijtihad Membangun Basis Gerakan adalah menanggapi zamannya. Menjawab pertanyaan yang muncul. Tapi, perlu diingat, itu konteks 15 tahun lalu. Mungkin, sekarang perlu gaya menjawab yang berbeda. Atau sudut pandang yang berbeda.

Nama : Syamsul
Asal : Bandung
Pertanyaan :
Sejarah terkadang ditulis oleh penguasa atau pemenang perang.. Sehingga terkadang History > HIS Story. Bagaimana cara utk mendudukan sejarah secara objektif melalui tulisan?
JAWAB
 Kang Syamsul yang baik, sejarah sering menjadi cerita tentang penguasa atau elite. Sejarah adalah tuturan para jenderal, sultan, raja, dan lingkungn istana atau barak militer. Jarang sekali sejarah tentang petani kecil atau nelayan renta di pinggir pantai. Sejarah diwariskan karena kedigdayaan, superpower, atau kejumawaan seseorang, terutama dalam hal gender adalah laki-laki.Namun, saat saya kuliah --jurusan sejarah di UIN Jogja-- saya menjumpai ada beberapa peneliti mulai menggugat dominasi --baik dominasi elite dan pemenang perang, atau dominasi atas lelaki kepada gender lain. Lahirlah narasi sejarah alternatif. Narasi yang menceritakan sejarah dari sudut pandang kaum marginal, sejarah rakyat kecil, atau sejarah perempuan hebat. Satu per satu mulai muncul, digali, dibedah dan ditonjolkan ke muka publik. Bila ditanyakan, bagaimana mendudukkan sejarah secara obyektif, ya tentu melalui verifikasi historis. Ada tiga teori untuk mengobyektivikasi ini.

*Pertama, Teori Perspektif.* Teori ini menjelaskan bahwa penulisan sejarah dapat dikatakan  objektif apabila fakta-fakta tersebut diterangkan secara cermat dan didukung oleh bukti yang cukup. Selain itu, perlu adanya kesesuaian antara keterangan dan fakta. Menurut teori ini, sudut pandang yang berbeda-beda tidak akan saling bertentangan, melainkan saling melengkapi satu sama lain. Selanjutnya, dijelaskan bahwa setiap sejarah yang lengkap merupakan hasil dari dua faktor, yaitu unsur subjektif dari sejarawan dan unsur subjektif dari fakta.

*Kedua, Teori Koherensi* Teori ini pada dasarnya menekankan bahwa semua kebenaran pada dasarnya bersifat relatif serta tergantung pada prasangka-prasangka yang dipakai untuk menulis. Teori ini juga mendefinisikan bahwa objektivitas dalam sejarah bukanlah hubungan antara satu pernyataan dengan kenyataan, melainkan hubungan antara suatu pendapat dengan pendapat lainnya. Menurut teori ini, sejarawan harus percaya pada peninggalan masa lampau dan tidak boleh meragukan dan menyeleksi setiap kesimpulan yang didasarkan pada fakta-fakta.

*Ketiga, Teori Kebenaran* Teori ini menyatakan bahwa suatu pendapat adalah benar apabila cocok atau sama dengan kenyataan. Sehingga, bagi para ahli yang menganut teori ini, tidak ada suatu pendapat yang tidak cocok dengan kenyataan.

Penanya ke tiga
 'Rayhan surabaya.

Mas saya mendengar cerita2 hebat tentang gerakan mahasiswa dari senior2. Seperti program Bidikmisi Kemendikbud yang awalnya dari aksi mahasiswa menuntut rasionalisi SPP mahal dengan adanya beasiswa mahasiswa kurang mampu. Sayangnya itu hanya cerita saja. Tidak ad bukti tulisan. Sehingga ya menguap begitu saja. Tidak bisa diambil Ibrah dan dipelajari metode gerakannya. Bagaimana menumbuhkan budaya menulis risalah gerakan?
jawab:
 Ada dua hal mau saya tanggapi.
 *Pertama, kebijakan negara dan advokasi mahasiswa*. Dalam sejarah bangsa kita, banyak regulasi hadir karena ada tekanan massa atau advokasi mahasiswa. Beberapa hasil lobi kaum intelektual melalui lembaga pembuat kebijakan negara. Rasionalisasi SPP berbuah Bidikmisi Kemendikbud.Ada juga, kampus didesak berubah karena tekanan negara. Misalnya NKK/BKK zaman dulu. Politik tidak boleh masuk kampus, maka Dewan Mahasiswa dibubarkan. Bentuk komprominya adalah BEM (Badan Ekseutif Mahasiswa) yang hiduo sampai sekarang, meskipun bentuknya berbeda-beda. Ada yang melalui partai kampus, ada yang melalui perwakilah mahasiswa saja. Pemerintahan mahasiswa memang sebuah pembelajaran. Bentuk latihan sebelum masuk dalam kancah kenegaraan sesungguhnya.

 *Kedua, menumbuhkan budaya menulis*. Sebetulnya sekarang semua orang menulis. Minimal status whatsapp atau facebook. Hanya saja, tulisan itu sifatnya reaksioner dan tidak dalam. Hanya beberapa yang menulis diniatkan sebagai analisis atau bahan kajian diskusi. Menurut saya, tradisi menulis orang Indonsia sudah makin baik. Hanya perlu ditata dan disistematisasi.

 Teman-teman gerakan mahasiswa perlu menuliskan semua jejak organisasinya. Agar diketahui bagaimana dia muncul, bagaimana artikulasi dengan negara, dan dampaknya dalam kebijakan yang diambil. Ini agar narasi sejarah tidak direbut oleh orang lain. Penutur terbaik adalah pelaku.
Baik, teman2. Terimakasih atas kesempatan diskusinya. Doa saya satu: kita biasa dialektika gagasan melalui tulisan. Pertama, membuat cara berfikir sistematis, tidak emosional (meski menulis baik adalah dengan emotion dan emoticon hehe). Kedua, tulisan bisa diwariskan dan dibaca generasi berikut. Maturnuwun, Terimakasih. Wassalam semangat jiwa muda. semangat dalam berproses.
sabar dalam membaca tulisan.selamat ikut liko hehe




INI HASIL DISKUSI ONLINE BULAN LALU
yang dibawah ini opening sebenarnya tapi saya simpan disini.

[30/3 21.18]-[30/3 20.43] 
Malam ini ada debat calon presiden republik Indonesia. Untungnya saya bukan bagian dari tim sukses atau tim pemenangan salah satu kubu. Jadi tidak harus mantengin dua calon pemimpin kita nanti, berbicara tentang Indonesia.Namun, menarik bila disadari, ternyata mereka membawa narasi berbeda. Bisa saya simpulkan sejauh ini, selama berbulan-bulan, atau malah hampir satu tahun belakangan, dua kubu melemparkan narasi yang kuat. Narasi yang dibangun itu adalah cerminan dari ideologi dua kubu.Narasi yang dibangun Prabowo adalah Indonesia Adil Makmur. Sementara Jokowi melemparkan narasi Indonesia Kerja yang dibungkus dalam Nawacita. Lanjutan dari visi misi periode pertama.Tapi, malam ini, kita tidak sedang mendiskusikan perhelatan presiden.

Assalamualaikum wr.wb

Terima kasih untuk peserta yang telah registrasi untuk diskusi online kami

Pertama, marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT atas kesempatan diberikan untuk diskusi hari ini kita akan membincangkan *mewarisi narasi dan ideologi melalui tulisan* bersama mas @⁨aminsudarsono7@gmail.com⁩ (penulis buku ijtihad membangun basis gerakan) Dalam rangka 4 tahun pustaka saga

 ‪+62 813-2819-3554‬:

Senin, 25 Maret 2019

PD. 3 Kebijakan Publik.

Sharing Kerja KP 
Bersama
 KP PW KAMMI JATENG 



Nama Lengkap: ichwan hidayat tulloh
Alamat : semarang
KAMMI PD/PW : kammi semarang wilayah jawa tengah
AMANAH di KAMMI : kebijakan publik
Kampus : Uin walisongo semarang
.
.
[25/3 21.36]
assalamualaikum wr wb.
 selamat malam teman teman seperjuangan di Bima.
 bagaimana kabarnya teman2. baik semuanya yak? 😁
 kita sharing aja yak.
bahasannya santuey..

Terkait dengan 
pembahasan Kebijakan publik KAMMI

Kebetulan saya di KP baru 3 tahun.
memang dulu banyak merancang diskusi dan aksi yang akan kami luncurkan di daerah dan wilayah.
Aksi yang sering adalah menggiring isu regional daerah dan wilayah.untuk isu nasional dan internasional, biasanya kami terkoneksi dari arahan pusat ataupun jika tidak, kita berinisiatif membuat aksi mandiri.

disinilah urgensi KP.
sebetulnya hanya ada 2 departemen/bidang yang urgent di kammi.

1. kaderisasi
2. kastrat
kaderisasi itu penempa ruhiyah.
kastrat itu penempa fikriyah.

untuk mengasah otak dan melatih ketajaman dialektika kader, itu tugasnya KP.
KP memiliki peran lebih dalam mengelola investasi akal para kadernya.
sehingga, nilai akal yang dihasilkan bisa memperoleh laba ketika dijual ke masyarakat.
.
Dulu kita seleksi dulu isu mana yang pas saat kita giring. lalu isu yang mana yang lebih potensial ketika di upayakan.misalnya isu yang menyangkut hajat hidup orang banyak, sperti  sengketa PT.Semen yang di jawa tengah dengan isu korupsi pejabat akan kita pilih dulu mana isu yang berkaitan dengan orang banyak dan harus diangkat segera.karena kita adalah penyambung lidah rakyat sekaligus pelayanan masyarakat jadi kita utaman yg potensial terlebih dahulu.

Menyangkut aksi atau audiensi, kita lebih melihat seberapa parah isu itu dulu.
jika masih baru dan memungkinkan lama prosesnya maka kita audiensi terlebih dahulu.
jika isu yang sifatnya sudah lama, dan sudah ada pihak yang beraudiensi sebelumnya dan tidak ada respon. maka kita bisa lakukan aksi. namun semua aksi butuh kajian terlebih dahulu. jangan asal berangkat, bahkan jangan sampai ada 1 pesertapun yang ikut aksi karena ikut2an biar keren.

kira kira proker KP yang dijalankan untuk kepengurusan ini mau condong ke aksi?
atau mau menambah insentif fikiran kader?
atau mau keduanya?

== Keduanya
 bisa bisa,

Parah  kalau hanya ikutan aksi krn untuk rame
nah ini kadang kasalahan mobilisasi massa.
biasa mobilisasi massa tugasnya kaderisasi
kurangnya informasi kepada kader aksi terkait isu yang dibahas malah akan mencederai aksi itu sendiri.

aksi tanpa diskusi itu anarki.
diskusi tanpa aksi itu omong kosong.

memang sih kita itu aksi untuk masyarakat, tapi masak kita mau bawa prajurit yang gatau duduk permasalahannya.dan ujung2nya cuman ikut teriak2 takbir.
bahkan dulu ni ya, kita mau aksi besok, malamnya kita mabit beserta peserta aksi.
mabit tugasnya buat mengkaji isu dan memantapkan strategi, sembari mengasah pedang malam.
sekarang mah, ane jarang liat.

[25/3 22.10]
kader pd bima banyakan ikhwan atau akhwat.???
====akhwat

 nah nahh ini justu nilai + nih.
akhwat itu singa podiumnya kammi.
 mungkin akan ada daurah siyasi khusus akhwat di Bima πŸ˜‚

udah pada tau daurah siyasi kan?
Wah menarik. Nyimak @⁨KP Sinta⁩ @⁨Purwati⁩ tak perlu minder

[25/3 22.19]
 iya akhwat gaperlu minder.
tak kasih tau,

embrio kebangkitan ummat dan bangsa itu di pundaknya akhwat.
banyak akhwat2 yang suaranya nyaring untuk membela hak hak ummat.
akhwat gaperlu merasa terfeodalkan dengan identitas ikhwan.
masih kurang yakin kalau akhwat ga mampu berorasi?

inget sahabat nabi dari kalangan wanita? bernama Azma Binti Yazid? yang menggelorakan semngat kaum muslimin di perang yarmuk?
atau hajjah rangkayo rasuna said sang orator wanita nasional?
atau siti munjiyah sang orator muhammadiyah?

mereka semua akhwat, tapi gak lemah dan ga menutup diri untuk menggaungkan kebenaran atas hak hak ummat. bukan berarti akhwat tidak menjaga izzahnya. menjaga izzah bukan berarti diam untuk menyuarakan hak rakyat. di palestina, banyak akhwat yang berorasi dan menggerakkan hati ribuan demonstran untuk berjihad.so.. jangan jadiin alasan gender untuk berorasi.

 sebenarnya DS / daurah siyasi itu sangat urgen bagi semua kader

 ini adalah Buku Merah yang khusus diterbitkan oleh KP kammi semarang.
 yang isinya tentang teknis dan tujuan daurah siyasi
 dicontoh di kamda teman2. DS fungsinya menambah insentif akal kader.
diamana wawasan geopolitik di sisipkan.
semuanya di selipkan dalam daurah siyasi.
daurah siyasi juga bertujuan untuk memberikan kedekatan antara politikus daerah dengan kader lewat sarana isian.

ditambah, kader kammi harus tau betul bagaimana kondisi politik daerah dan masyarakat.

kita tidak menutup mata bahwa kader kammi diciptakan untuk membaca arah politik indonesia kedepan.
kalau saya dulu mencoba untuk membuat daurah baru.

 1. daurah fikriyah
2. daurah kebangsaan.

hampir sama dalam prosedural beda dalam teknis.
pematerinya saya undang dari HMI, GMNI, PMII, HTI dll.
kita duduk sederajat untuk menghasilkan nalar kemajuan bangsa bersama.
biasanya daurah 3 hari bersama kawan2 dari OKP lain yang dilakukan setahun sekali.
jadi atmosfer kampus itu benar benar romantis. sngat akur.bahkan ada progam bersama yang dilakukan OKP tiap komsat.tentunya gesekan antar warna semakin hilang.

 mantaapp.. atas nama allah, kalau atas nama kammi nanti akan dikecewakan hhe
saya sering di kecewakan kammi. sering ga dapet snack pas acara, aku pulang~
justkid.

[25/3 22.43]

 gmn gmn ada yang mau sharing ngga?
gmn kondisi kammi disana

 Ayo silahkan berbagi keresahan dan ketakutan menjalani amanah ini .
 Langsung disini saja pertanyaan ukh ya dan yg lainnya. Baik terkait pembahasan diatas atau tentang hal lainnya.

 Ketua PD KAMMI Bima: 
Untuk KAMDA baru kali ini di pegang yg masi aktif kulia syekh. Jadi Aksinya kammi masih butuh belajar yg banyak karena juga KP juga dari dulu sdikit fakum

[25/3 22.50]
gapapa.
kita ini segerombolan pejalan pelan, tapi kita tidak berjalan mundur.
ibaratnya, 6 jam kita diberi amanah untuk memotong kayu. 4 jamnya kita gunakan untuk mengasah kapak, 2 jamnya untuk memotong. kita adalah prajurit yang tidak dibayar dengan uang, kita dibayar dengan syurga.

teman teman kitalah asuransinya yang akan memanggil nama kita di akhirat kelak.
kita cukup berusaha dengan ikhtiar yang kecil, iya cukup kecil saja.
karena gunung everestpun terbentuk dari patahan2 lempeng yang kecil namun bertahap.
berkammi gaperlu spaneng atau diambil pusing. gaperlu konsisten. cukup muncul dengan ide yang baru dan tangan yang menggenggam bersama sama.

Staff KP komsat MR  Sinta:
 Ana jga baru bergabung di KAMMI.jadi belum terlalu  bisa.dan masih kadang bingung.

[25/3 22.57]
semangat teman teman
nama kalian sudah tercatat di barisan para pahlawan kebaikan.
gak usah takut untuk berbuat.
kurangin proker, perbanyak project. 
insyaallah, kammi gak akan jadi beban. karena berkammi itu cuman titipan.

KABID  KP KOMSAT MR :
 Afwan ana Aslam dari KP komsat.
Nyimak dari atas dulu.Terimakasih sudah hadir di sini utk membersamai KAMMI Bima, karna memang ap yg di rasakan oleh yg baru memulai masuk berorganisasi sedikit fakum dan bingung, jdi dgn ada nya ini sedikit tahu arah dan mengasah pemikiran KAMMI yg baru.

[25/3 23.04] I
 udah adain rihlah bareng?
klo begitu untuk awalan knp tdk bikin sarah sehan semua kader?
kita tampung keresahan mereka sebagai kluarga. tapi yah kluar2 dikit money untuk biaya makan
 kastrat itu kajian dan strategi. iya sama KP atau Kastrat.

kabid komsat MR:
 Ini memang yg terkadang menjadi titik yg harus di satukan, krna arah kemajuan kader sedikit tdk harus di tuntun, agar terjwab kebimbangan dan kebingungan nya
 Uswatun H.F:
 Afwan pak kabid. Ini ana undang bliau krn ana gak bisa menuntun

[25/3 23.19]
 tidak apa2.
memang tidak harus dituntun tapi harus diajak untuk berdiri.
tugas dan fungsi teman2 cukup sebagai tengila bagi kader. ajak mereka ketemu, gaperlu secepatnya cukup sperlunya.banyakin mabit, dan banyakin makan.
one by one gapapa.


[25/3 23.24]
closingnya ..
kita adalah pewaris semngat dari matahari dan pewaris kerendahan hati dari bulan.
berdoalah atas nama Allah untuk senantiasa diberi kekuatan dan ketabahan.
jika di kammi kita siap untuk berbahagia, di kammi pulalah kita siap memikul duka.
insyaallah semuanya akan membawa kebaikan untuk kita.
semangat kawan2 PD Bima.
allah beside us.

Jumat, 22 Maret 2019

Diskon DM2 Nasional

[26/2 19.50]

 Ickhwan:

Menurut temen², apakah mumungkinkan kalau formulasi Elemen gerakan mahasiswa lain di selipkan kedalam kurikulum kammi?
Tanya aja bang, dasarnya Mau liat pandangantemen² gimana?

[26/2 19.56] ‪+62 815-4846-3065‬:

Kalau NDP PMII yang berisikan tauhid, Hablum minallah, Hablum minannas dan Hablum minal alam, serta slogan nya yang dzikir fikir dan amal Soleh saya rasa Ndak ada masalahπŸ˜‚

[26/2 19.57]
Ndak sesederhana itu, ada hal kultural di luar manhaj yg main.


IMM lebih dominan dalam bentuk motivasi
idealisme, yaitu motif untuk mengembangkan ideologi Muhammadiyah,
yaitu faham dan cita-cita Muhammadiyah, bahwa Muhammadiyah pada
hakekatnya adalah sebuah wadah oraganisasi yang punya cita-cita atau
tujuan untuk menegakkan dan menjunjung tinggi agama islam, sehingga
terwujud masyarakat utama, adil dan makmur yg di ridhoi Allah

[26/2 19.59] Akh AMAR:
Nah~~

Artinya, ciri gerakan itu simbiosis antara kultur, struktur, dengan nash.

[26/2 20.04] Ickhwan:

Coba, kalau begitu Apakah metodologi pengkaderan kammi sudah sempurna?
[.
Sudah efektik dan efisien belum metodologi pengkaderan kammi slm 20 thn ini?

[26/2 20.09] Akh AMAR:
 Tolak ukur efektif dan efisiennya, apa?

[26/2 20.12] Ickhwan: Ada 2 hal

Scr teknis dan prosedural.

Pemahaman terhadap IJDK dan pengaplikasiannya sbg muslim negarawan.

[26/2 20.14] Ickhwan:
Kalau tingkat awareness mahasiswa thp kammi ada yang pnya datanya?
Awareness kepada apa?
Kammi dan gerakannya,
Bang ammar melihat kammi sejauh ini gmn pola pngkaderannya?

[26/2 20.16] Akh AMAR:
 Yaaa nggak pernah diteliti jg,
 Hehe. Polanya baik. Tapi, ada insiden2 di lapangan yg bikin banyak penyimpangan.

[26/2 20.18] Ickhwan:
Nahh ane menggugah -minimal humas- πŸ˜‚ untuk mengadakan survei ini.

Selama 20 tahun ini, gmn mereka (masy kampus dan masy umum) memandang kammi.

[26/2 20.18] Ickhwan:
Yang bikin keberkahannya ilang?

Seperti ruangan daurah ikhwan akhwat terus letter U gtu bang? Contoh kecilnya

[26/2 20.18] Akh AMAR:

Pertanyaannya, urgensi surveinya bisa menggeser tenaga kammi, apa enggak, nanti. Andaipun begitu, menarik jg kalau diadakan.

[26/2 20.19] Akh AMAR:

Salah satunya itu. Kedua, banyak panitia, sejak DM 1, bahkan g paham buat apa men-DM-kan orang

[26/2 20.33] Ickhwan:
Kalau untuk menambah kuantitas gerakan gimana bang?

Kira kira apa yang buat mereka gapaham?

[26/2 20.35] Akh AMAR:
Kualitas penyelenggara, ane rasa,

[26/2 20.37] Ickhwan:
Harusnya pemahaman bagaimana bang agar teman² bisa pas buat adain DM1
sbb:
 Nah. Sistematika DM 1 yang harus diperbaiki.

Apa perlu merevisi MPK bang?
 Agar sistematikanya baik?
..
Bukan MPK. Tapi para personanya. Bahkan, mpk belum pernag duterapkan sepenuhnta
Kualitas. Secara kuantitas, kammi dari duly segini2 aja.

Apa karena sifat MPK yang tertutup? Hanya kaderisasi yang boleh memegang?

Sehingga tidak ada perdebatan dialektis di taraf komsat mengenai formulsi di mpk?

[26/2 20.48] Ickhwan:
Malah ane ada gagasan kalau survei dilakukan per komsat di lingkup kampus dan masyarakat sekitar kampus.

Biar renstra komsat tercapai.

[26/2 20.50] Ickhwan:
Kader kammi kadang cuman latah bikin proker yang padahal, itu gak di butuhkan di masyarakat ataupun di kampus.

Tataran pemikiran BPH yang ngrasa sukses kepengurusannay kalau megah megahan dalam ngadain proker.

[26/2 20.50] Akh AMAR:
 Perdebatan terhadap MPK gak bisa dilakukan di komsat, andaipun bisa, yg sifatnya teknis.
 Nah.
Perkara utamanya, mekanisme bedah manhaj yg belum konfimatif ini.

[26/2 20.54] Ickhwan:
 Apa mungkin bang,

Kedepannya ada revisi MPK?

[26/2 20.55] Akh AMAR:
Harus, ikuti zaman
.
.
.
[26/2 20.58] Ickhwan:
Kalau teman teman sendiri ada keresahan di kammi?
: Kalau ane liat, anak² kammi sebenernya yang paling akademis apalgi dalam hal riset.

Kemarin alhamdulillah baru aja ada -+7 orang anak kammi dari kammi scholarship yang lolos beasiswa turkey.

Terus banyak juga kader kammi yang jadi panutan dalam hal riset, apalagi alumnus yang jadi dosen.


Memang harus ada dana riset dan pengembangan minat akademis dari tataran terkecil. (Lingkaran MK)
.
.
.

[27/2 09.39] Ickhwan: Quote kelas πŸ’¦
--------------------

"Jangan takut dikritik dan jangan berubah karena dicerca. Pendirian yang kuat akan meyakinkan bangsa ini."

- Fahri Hamzah

------------
#Ayo podo daurah marhalah loro
#temukandiadiletterU
[27/2 18.27] Ickhwan: *Quote Warga Buku* ✨
- - - - - - -

_"Ijinkan aku berbicara apa adanya, simpanlah sopan santun kalian yang sekarang itu jadi topeng pencitraan, karena selama kau zalim dan berpihak kepada yang zalim, haram sopan santunku bagimu, begitulah aku diajarkan oleh Tauhid, basa basi kepada manusia itu hanya omong kosong."_

 - *Fahri Hamzah*

- - - - - - -
@negeribukukammiuinws
@kammiuinwalisongo
@kastratkammiuinws
@NBKHDewantara
[27/2 18.31] Ickhwan: Pengagum fikirannya πŸ˜‚

DM2 Project

                                 Oleh Ichwan

[22/3 20.09] ustadz AMAR:

Btw, kelas DM 2 ini bikin proyek yuk?
Bikin majalah atau video atau apa, buat 21st KAMMI.
Nanti ane asistensu. Ayo, bikin tim. Sekalian promote kammi ke luar.

Siapa yg mau gabung?
Dan, ane kira yg gampang itu mjalah.
Sekalian menguji daya serching kalian soal kammi. Di DM 2,
 ini materi Tafsir Filosofi Gerakan KAMMI.

Pernah lihat majalah online pdf Marabumi?
Intinya sih majalah online aja, tapi ngenalin kammi selama ini.
Nah. Ane serahkan ke kalian. Yg cocok buat kalangan _semua_ . marabumi kan kontennya sastra.

Persis kayak redaktur majalah biasanya.
Ada tim:
..........
Tim data
Tim konten esai
Tim konten berita
Tim ilustrator
Tim wawancara
Tim desain
Pemred/PJ

Latian ...
 Kalian punya hak yg sama kayak ane.
Ane pingin ada semacam halaman, 5-6 halaman, isinya memori kammi jaman dulu. Aksi lawan apa, aksi numbangin apa

 Rubriknya:

Sejarah filosofi gerakan
Tempat2 bersejarah kammi
Aksi2 kammi di masa lampau dari presiden ke presiden
Narasi sejarah lahirnya kammi

Terus ada konten2 ringan misalnya:
Kammi dan cadar
Bikin startup negarawan
Ngammi tapi berprestasi
Galeri kegiatan komsat

Nah nah nah
Tapi masalah tugas ntar aja. Yg penting mau gabung dulu.
Gak papa. Yang penting bisa bantu cari data, desain dsb.
Wawancara PP, alumni PP, atau pendiri kammi di daerah masing2 juga boleh

Tim data,
Malam ini coba cari soal aksi2 KAMMI tahun 1998-2019.
Satu tahun, dua berita. Kalau online, saat itu udah ada kompas.com sama liputan6 com
Isinya, terutama cari yg bangkitin gairah aksi. Bagi tugas aja, dan kalau bisa, jadiin screenshoot sekaligus dikopas, taruh di word.

 Tim konten berita
Coba cari berita hal2 apa yg lagi dikerjakan anak kammi dan itu keren.

Contoh, desa binaan kammda jember, para hafiz dan hafizah kamda jaksel, rumah baca kammi pala, buku2 ciptaan kader, atau skripsi ajaib dan unik anak kammi,

Tim desain,
 mari diskusi. Apa yang kalian rindukan dari kammi?
Di 21 tahun ini, tema desain harus menjawab kerinduan itu.
Aksi?
Dakwah tauhid?
Intelektual?

Reporter,
bisa ndak cari data kammda n komsat se Indonesia? Tapi susah sih.
Bikin narasi sejarah kammi aja, gimana?

Proyek Majalah HUT KAMMI
Kelas DM 2

1. Amar (Penanggungjawab aja. Haha.)
2. Uswatun (tim esai)
3. Siti mumtahanah (ex : tim wawncra)
4. Muhammad A.s (Tim Design)
5. Izzah Al Mujahidah (Tim Design)
6. Denti Septiani ( Design)

[23/3 00.35] ustadz  AMAR:
Nanti ane arahkan. Pemred ane jg boleh, tapi lebih asik kalau ane ngedidik orang.
*Susunan Tim Proyek Majalah HUT 21th KAMMI*
Presented by: Kelas DM 2 KAMMI_

*PJ:* Bang Amar
*Pimred:* Ichwan H

*Tim Data:*
1. Pras
2. Nurpatimah
3. Leny el.
4.April
*Tim Konten Essay:*
1. Uswatun
2.  Ridho
*Tim Konten Berita:*
1. Ramla
2. Maulida
3. Nirwana
*Tim Ilustrator:*
1.
2.
*Tim Reporter:*
1. Siti Mumtahanah
2. Karnila
*Tim Desain:*
1. Muhammad A. S.
2. Izzah Al Mujahidah
3. Denti Septiani

nomor-nomor yang siap ambil bagian
[22/3 20.32]
 ‪+62 822-4844-4642‬,
[22/3 21.28]
 ‪+62 852-7048-9782‬:
[22/3 22.07]
 ‪+62 823-8937-6598‬:
[22/3 22.08] ‪
+62 823-9131-3028‬: Denti Septiani

[23/3 19.13] ustadz Ichwan: deadlinenya kapan?
[23/3 19.14] ustadz  AMAR: 29an~ Maret 2019

 Kalau bisa tulis sendiri. Susun aja dulu kerangkanya,
 Cerita aja gimana aksi tahun 2000-a. Hahha
 Narasi itu perlu data, hehwhw.
hayo "Bereksperimenlah" haha bebas
 Oke malam ini nulis dulu aja.
 Coba mulai2 desain halaman,Semuanya~ layout,
misalnya. Komposisi warna khas kammi tuh apa sih. Hahaa
.
komposisi warna khas kammi : Merah, Putih, hijau,Biru.










Siap menyambut MILAD ke 21 KAMMI
29 MARET 2019

TPN Projek

Kami pun memulai
Peserta TPN PROJEK
.
.
.
[16/3 21.38] ‪+62 853-3308-9034‬:

Okee, dimulai dari, kita mau nulis narasi/gagasan tentang apakah nih?πŸ€”

Yg ane saranain narasi tentang *Tantangan Dakwah Di Era Milenial* gmana? Ada *ide* yg menggelegar lagi?
.
[18/3 20.05] KP ka Ayu:

List Judul Projek Buku Alumni TPN NTB*
1. Tantangan Dakwah Era Milenial
2. Gaya Dakwah Anak Millenial πŸ˜…
3. Semesta Alam Bernafas
4. Milenial islami, pemuda robbani
5. lentera Timur Menjaga Nafas Gerakan 2045
6. Gaya Millenial ditengah Alam Mengamuk

[18/3 20.07] ‪+62 853-3308-9034‬: Kita fixkan temen2 malam ini judul buku kita..

.
[18/3 20.41] ‪+62 853-3308-9034‬: *

List Judul Projek Buku Alumni TPN NTB*
1. Tantangan Dakwah Era Milenial
2. Gaya Dakwah Anak Millenial πŸ˜…
3. Semesta Alam Bernafas
4. Milenial islami, pemuda robbani
5. lentera Timur Menjaga Nafas Gerakan 2045
6. Gaya Millenial ditengah Alam Mengamuk


[19/3 13.12] ‪+62 853-3308-9034‬:

Satu2 ya kita bedah..πŸ˜…

[19/3 14.09] ‪+62 853-3308-9034‬:

*Tantangan Dakwah Era Milenial* cukup menarik untuk di kaji menurut ana, dari segi judulnyapun sepertinya belum ada gagasan kajian yg mengkajinya secara kolektif dan komprehensif yang terjadi di wilayah Indoneaia Timur, jadinya menurt ana Alumni TPN NTB relevan juga menjadi inisiator gagasan dalam *tantangan dakwah di era milenial* hanya saja lingkup khususnya untuk indonesia timur...


[20/3 09.04] Humas Sholah Kammi:

Semesta Alam Bernafas*
Melihat generasi baru yang asik dengan segala hal dunia virtual yang menyebabkab mereka lupa dari mana mereka berasal. Sistematika dakwah yang frontal dan men-judgment sudah lah mental dalam sifat2 manusia moderen ini, bahakan budaya membaca pun sangatlah mengurang. *Open Mind*, and *Look Around*.ketika di suatu tempat itu di temukan sebuah racun, di situlah juga kita menimbah penawarnya. Jika alam yang membuat dunia menjadi moderen yang berujung seperti saat ini, maka alam juga lah tempat kita mencari solusi dakwah zaman ini.

Buka lah hati dan pikiran kita, jangan jadi kan diri kita eksklusif dengan alam semesta ini, mereka bernafas untuk makhluk2 di dunia ini, mereka bergerak  karna mendengar keinginan hati makhluk2 di bumi. Hanya saja terkadang makhluk2 ini tidak sadar akan hal itu dan mengabaikan buah manis yang di sediakan oleh alam semesta, jikalau hati dan fikiran mereka dekat dengan-Nya dan mengetahui pergerakan alam itu, maka mereka akan merasakan nikmatnya buah manis yang di berikan oleh alam.

Mari ubah sistem dakwah kita dengan mengajak makhluk2 ber-ilmu kembali ke alam, belajar dengan alam, dan memetik buah manis dari alam. Denga tulisan kumpulan kisah penuh yang berisikan kisah sebuah perjalanan, kisah pengalaman luar biasa, kisah pertemuan dua sahabat, kisah pertemua orang2 soleh, kisah alam yang terpendam, dll dengan di selingkan hikmah dan janji nyata Allah SWT pada hambanya, pembaca akan memiliki banyak reverensi berdakwah untuk di implementasikan.... Yuk nulis

Sekian...
Terumakasih..
πŸ™πŸ™


[20/3 13.39] KP Ayu: 2.

 *Gaya Dakwah Anak Millenial*

Anak Millenial adalah generasi yang paling bebas bereksplor apapun. Baik dirinya maupun sesuatu yang ada disekitarnya.
Ketika mereka mengeksplor sesuatu pasti mereka akan disambut baik oleh Millenial lainnya, tidak hanya sebayanya, namun juga orang2 diatasnya akan terkagum dengan cara pandangnya. Mereka lebih memikirkan bagaimana cara menyelesaikan sesuatu dengan cepat dan unik.

Nah begitupun dengan dakwah, mereka lebih memikirkan bagaimana dakwah itu bisa diterima oleh semua generasi dengan cara yang tidak kaku, seru, santai namun asyik dan gampang dipahami orang lain. Jadi mereka punya gaya yang berbeda dalam berdakwah.

[20/3 17.38] ‪+62 853-3308-9034‬: *

Lentera Timur Menjaga Nafas Gerakan 2045* sebuah gagasan, buah karya dari  para Alumni TPN NTB yang akan mentransformasikan gagasan dan platform kammi dalam menjayakan Indonesia 2045. Judul ini menarik bagi ana, karena Profil Alumni TPN NTB dibekali bagaimana menjadi pemandu dan insturuktur yang baik. Jadi tinggal di tuangkan saja dalam karya buku Alumni TPN NTB😊


[20/3 19.31] TPN Puspita Sari Pontianak:

Bismillahirahmanirahim

*Milenial Islami, Pemuda Rabbani*

Milenial Islami,  kata yg sudah biasa kita dengar.  Apalagi generasi Milenial Indonesia sangat akrab dengan internet dan medsos, sehingga menjadi obyek yang mudah dipengaruhi dari berbagai pemikiran dan perilaku fundamentalisme,  ekstrimisme dan radikalisme.
Juga dengan adanya kata pemuda Rabbani yang akan menjadi agent of change.
Perubahan adalah keniscayaan. Tanpa perubahan, kita sebagai umat Islam akan tergilas zaman, menjadi budak peradaban. Sedangkan pemuda, perubahan dan kepemimpinan adalah satu paket yang tak dapat dipisahkan. Seorang pemuda dengan cita-cita yang tinggi, semangat yang membara serta potensi yang besar menjadi alasan bagaimana pentingnya peran dan tanggungjawabnya dalam penentuan masa depan Islam. Azzam yg kuat, visi yg mulia serta niat yg murni karena Allah harus senantiasa dijaga.

'afwan telat respon πŸ™πŸ»
[22/3 09.48] KP Ayu: Yang nomor terakhir sama kok esensinya dengan yang nomor 2. Hanya saja disana bagaimana para Millenial menyikapi kondisi alam yang sedang Mengamuk dari Sabang sampe Merauke.
Contoh, ada yang bereaksi turun kejalan2 dan lampu 🚦 untuk penggalangan dana, aksi menjadi relawan yang terjun langsung membantu masyarakat, dan masih banyak lagi aksi2 lainnya.


[22/3 10.35] ‪+62 853-3308-9034‬: _

Bismillah.._
Afwan baru on lagiπŸ™πŸ˜­
Alhamdulillah semaunya sudah memaparkan argumentasi dari setiap pengajuan judulnya yaa, Terimakasih banyak😁
Ayooo sekarang kita  ambil benang berah dari ke 6 judul tersebut, yang kira2 kita bisa semangat dan cocok dg profil TPN NTB...
[22/3 10.43] ‪+62 853-3308-9034‬: *List Judul Projek Buku Alumni TPN NTB*
1. Tantangan Dakwah Era Milenial
2. Gaya Dakwah Anak Millenial πŸ˜…
3. Semesta Alam Bernafas
4. Milenial islami, pemuda robbani
5. lentera Timur Menjaga Nafas Gerakan 2045
6. Gaya Millenial ditengah Alam Mengamuk
[22/3 10.43] ‪+62 853-3308-9034‬: *Tantangan Dakwah Era Milenial* cukup menarik untuk di kaji menurut ana, dari segi judulnyapun sepertinya belum ada gagasan kajian yg mengkajinya secara kolektif dan komprehensif yang terjadi di wilayah Indoneaia Timur, jadinya menurt ana Alumni TPN NTB relevan juga menjadi inisiator gagasan dalam *tantangan dakwah di era milenial* hanya saja lingkup khususnya untuk indonesia timur...
[22/3 10.43] ‪+62 853-3308-9034‬: *Semesta Alam Bernafas*
Melihat generasi baru yang asik dengan segala hal dunia virtual yang menyebabkab mereka lupa dari mana mereka berasal. Sistematika dakwah yang frontal dan men-judgment sudah lah mental dalam sifat2 manusia moderen ini, bahakan budaya membaca pun sangatlah mengurang. *Open Mind*, and *Look Around*.ketika di suatu tempat itu di temukan sebuah racun, di situlah juga kita menimbah penawarnya. Jika alam yang membuat dunia menjadi moderen yang berujung seperti saat ini, maka alam juga lah tempat kita mencari solusi dakwah zaman ini.

Buka lah hati dan pikiran kita, jangan jadi kan diri kita eksklusif dengan alam semesta ini, mereka bernafas untuk makhluk2 di dunia ini, mereka bergerak  karna mendengar keinginan hati makhluk2 di bumi. Hanya saja terkadang makhluk2 ini tidak sadar akan hal itu dan mengabaikan buah manis yang di sediakan oleh alam semesta, jikalau hati dan fikiran mereka dekat dengan-Nya dan mengetahui pergerakan alam itu, maka mereka akan merasakan nikmatnya buah manis yang di berikan oleh alam.

Mari ubah sistem dakwah kita dengan mengajak makhluk2 ber-ilmu kembali ke alam, belajar dengan alam, dan memetik buah manis dari alam. Denga tulisan kumpulan kisah penuh yang berisikan kisah sebuah perjalanan, kisah pengalaman luar biasa, kisah pertemuan dua sahabat, kisah pertemua orang2 soleh, kisah alam yang terpendam, dll dengan di selingkan hikmah dan janji nyata Allah SWT pada hambanya, pembaca akan memiliki banyak reverensi berdakwah untuk di implementasikan.... Yuk nulis

Sekian...
Terumakasih..
πŸ™πŸ™
[22/3 10.43] ‪+62 853-3308-9034‬: 2. *Gaya Dakwah Anak Millenial*

Anak Millenial adalah generasi yang paling bebas bereksplor apapun. Baik dirinya maupun sesuatu yang ada disekitarnya.
Ketika mereka mengeksplor sesuatu pasti mereka akan disambut baik oleh Millenial lainnya, tidak hanya sebayanya, namun juga orang2 diatasnya akan terkagum dengan cara pandangnya. Mereka lebih memikirkan bagaimana cara menyelesaikan sesuatu dengan cepat dan unik.

Nah begitupun dengan dakwah, mereka lebih memikirkan bagaimana dakwah itu bisa diterima oleh semua generasi dengan cara yang tidak kaku, seru, santai namun asyik dan gampang dipahami orang lain. Jadi mereka punya gaya yang berbeda dalam berdakwah.
[22/3 10.44] ‪+62 853-3308-9034‬: *Lentera Timur Menjaga Nafas Gerakan 2045* sebuah gagasan, buah karya dari  para Alumni TPN NTB yang akan mentransformasikan gagasan dan platform kammi dalam menjayakan Indonesia 2045. Judul ini menarik bagi ana, karena Profil Alumni TPN NTB dibekali bagaimana menjadi pemandu dan insturuktur yang baik. Jadi tinggal di tuangkan saja dalam karya buku Alumni TPN NTB😊
[22/3 10.44] ‪+62 853-3308-9034‬: Bismillahirahmanirahim

*Milenial Islami, Pemuda Rabbani*

Milenial Islami,  kata yg sudah biasa kita dengar.  Apalagi generasi Milenial Indonesia sangat akrab dengan internet dan medsos, sehingga menjadi obyek yang mudah dipengaruhi dari berbagai pemikiran dan perilaku fundamentalisme,  ekstrimisme dan radikalisme.
Juga dengan adanya kata pemuda Rabbani yang akan menjadi agent of change.
Perubahan adalah keniscayaan. Tanpa perubahan, kita sebagai umat Islam akan tergilas zaman, menjadi budak peradaban. Sedangkan pemuda, perubahan dan kepemimpinan adalah satu paket yang tak dapat dipisahkan. Seorang pemuda dengan cita-cita yang tinggi, semangat yang membara serta potensi yang besar menjadi alasan bagaimana pentingnya peran dan tanggungjawabnya dalam penentuan masa depan Islam. Azzam yg kuat, visi yg mulia serta niat yg murni karena Allah harus senantiasa dijaga.

'afwan telat respon πŸ™πŸ»
[22/3 10.44] ‪+62 853-3308-9034‬: Yang nomor terakhir sama kok esensinya dengan yang nomor 2. Hanya saja disana bagaimana para Millenial menyikapi kondisi alam yang sedang Mengamuk dari Sabang sampe Merauke.
Contoh, ada yang bereaksi turun kejalan2 dan lampu 🚦 untuk penggalangan dana, aksi menjadi relawan yang terjun langsung membantu masyarakat, dan masih banyak lagi aksi2 lainnya.
[22/3 13.44] ‪+62 853-3308-9034‬: Gmana yang lain?
Menurut ana kurang setujuπŸ˜… pertama dari segi judul *Gaya Dakwah Anak Milenial* substansinya agak ke alay2anπŸ˜‚ apalagi kalo diperdalam lagi dari setiap kata perkata coba deh di pahami baik2.
2. Agak kurang relevan dg kultur yang ada di Indonesi Timur, Dakwah di NTB ini lebih komprehensif secara kultural daripada perkemebangan zaman yg ada di jawa tentu sangat beda.
[22/3 20.39] Jessa: Voting Judul Buku
Akh rajul : 2
Kak inay  : 3
Ika : 3
Akh Dede : 3
Ukhti nabiya: 2
Kak ayu : 2
Intan : 3
Uswatun : 1
Sarwan : 1
Jessa : 3
[23/3 06.26] ‪+62 853-3308-9034‬: Alhamdulillah oke sudah ketaun yaa temen2 sepakat kita akan menulis sebuah gagasan dari Alumni TPN NTB dengan judul *Semesta Alam Bernafas* latar belakang yang akh @⁨Humas Sholah Kammi⁩  sudah sampaikan diatas..

*Sepakat ???*

Kalo sepakat kita lanjut ke tahap berikutnya bikin *timeline* penulisan sama batasan2 sub judul penulisanya..πŸ™πŸ˜‰
[23/3 06.51] KP Ayu: Sepertinya kita punya tim penulis handal niih 😎
Tapi sayang moodyan πŸ˜…πŸ˜